Modifikasi motor sering menjadi cara pemilik kendaraan menunjukkan karakter dan jati diri. Tidak hanya soal tampilan berbeda, modifikasi juga bisa mencerminkan gaya hidup, selera visual, dan cerita pribadi pemiliknya.
/data/photo/2026/02/18/6995847cb6396.jpg)
Modifikasi motor dapat dibuat sesuai karakter dan konsep pilihan pemilik kendaraan. (Foto: Kompas)
Salah satu layanan yang menggarap konsep tersebut adalah Grit Design & Decal. Bengkel ini menawarkan proses modifikasi menyeluruh, mulai dari konsultasi konsep, desain, pengecatan, pemasangan aksesori, hingga dokumentasi foto dan video hasil akhir.
Co-Founder Grit Design & Decal, Johanes Victorio atau Jovic, menjelaskan bahwa proses awal dimulai dari memahami keinginan konsumen. Tim akan menggali gaya hidup, kebutuhan penggunaan motor, dan tampilan seperti apa yang ingin dicapai.
“Kita cari tahu lifestyle dia, nanti motornya dipakai untuk apa, ingin melihat motornya seperti apa,” ujar Jovic, mengacu pada laporan yang beredar.
Salah satu motor garapan mereka adalah Vespa LX yang dicat ulang dengan inspirasi mobil balap Nissan Taisan era 1990-an. Desain livery tersebut kemudian diadaptasi ke bentuk motor dengan sentuhan baru.
Inspirasi desain juga bisa datang dari berbagai sumber. Mulai dari kereta di Jepang, klub sepak bola, hingga karakter anime.
Setelah konsep disetujui, proses berlanjut ke pengecatan. Menurut Jovic, cat dipilih karena dapat menghasilkan detail lebih halus dan menyatu dengan motor.
Selain warna dan livery, bengkel juga membantu menentukan aksesori yang cocok. Pelek, spion, dan tambahan aksesori lain disesuaikan agar konsep motor terlihat utuh.
Proses pengerjaan bisa memakan waktu sekitar dua bulan. Untuk biaya, jasa desain disebut mulai dari Rp1,5 juta, sedangkan biaya cat mulai sekitar Rp5 juta dan dapat meningkat sesuai tingkat detail.
Bagi biker, modifikasi seperti ini bukan hanya soal gaya. Ini adalah cara membangun identitas visual motor agar lebih personal, rapi, dan punya cerita.
Sumber: Lihat artikel asli