Jumat, 29 Mei 2026
NEWS
Anggota Klub Motor Tewas Usai Jadi Korban Jambret di Bali Konvoi Motor Adang Bus di Tikungan Jadi Sorotan Anggota Klub Motor Ninja Tewas Kecelakaan di Blitar Komunitas Moge Kampanye No Sirine No Strobo Modifikasi Suspensi Motor Harus Sesuai Postur Rider Modifikasi Motor Bisa Jadi Cara Menunjukkan Jati Diri Modifikasi Trail Modern Jadi Vintage Mulai Rp3 Jutaan Honda GB350C Tawarkan Gaya Motor Klasik Modern
KUNINGAN CHAPTER EDUKASI MOTOR

Komunitas Motor Perlu Lebih Sadar Risiko Kebakaran

Kegiatan touring dan agenda komunitas motor sudah menjadi bagian dari gaya hidup banyak biker di Indonesia. Namun, di balik semangat berkendara bersama, ada aspek keselamatan yang masih sering luput dari perhatian, yaitu risiko kebakaran pada sepeda motor.

Komunitas motor dan keselamatan berkendara
Ilustrasi kegiatan komunitas motor. Kesadaran soal fire safety perlu menjadi bagian dari budaya berkendara. (Foto: Kompas)

Kebakaran pada motor dapat terjadi karena berbagai penyebab. Mulai dari kebocoran bahan bakar, korsleting sistem kelistrikan, hingga modifikasi yang tidak sesuai standar teknis.

Sayangnya, pemahaman mengenai penanganan dini saat terjadi kondisi darurat seperti ini masih dinilai rendah. Banyak pengendara baru mencari informasi setelah kejadian benar-benar terjadi.

Pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting, Jusri Pulubuhu, menilai komunitas motor seharusnya mulai membangun pola pikir preventif. Artinya, biker tidak hanya siap ketika terjadi insiden, tetapi sudah memiliki bekal pengetahuan sebelum masalah muncul.

“Fire safety awareness atau kesadaran tentang kebakaran itu masih minim. Banyak yang mau belajar setelah ada kejadian,” ujar Jusri, mengacu pada laporan yang beredar.

Menurutnya, komunitas motor perlu memahami dasar-dasar keselamatan dari ancaman api. Pengetahuan teori juga penting karena dapat membantu pengendara mengambil keputusan yang benar saat panik.

Salah satu hal sederhana yang bisa mulai diperhatikan adalah ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan atau APAR. Meski belum umum dibawa dalam kegiatan bermotor, pengetahuan tentang fungsi dan cara penggunaannya bisa sangat membantu.

Dalam kegiatan touring, panitia atau road captain juga dapat memasukkan briefing keselamatan terkait risiko kebakaran kendaraan, pengecekan kabel, bahan bakar, dan kondisi modifikasi motor.

Bagi komunitas seperti MMC Outsiders, budaya safety riding tidak hanya berhenti pada tertib lalu lintas. Kesadaran teknis terhadap kendaraan juga menjadi bagian dari tanggung jawab sesama biker.

Dengan meningkatnya pemahaman soal fire safety, komunitas motor dapat menjadi contoh bahwa brotherhood bukan hanya soal jalan bersama, tetapi juga saling menjaga keselamatan di jalan.

Sumber: Lihat artikel asli

Penulis:
Nandhi Outsiders
Nandhi Outsiders

Ga harus sempurna, yang penting mulai.
Improvise, Adapt, Make it work.

NAVIGASI ARTIKEL

Artikel Sebelumnya
MMC Outsiders Indonesia Kuningan Chapter Rayakan Anniversary ke-15 We Bring The Highway Heroes dengan Penuh Kepedulian Sosial
4 bulan yang lalu
Artikel Selanjutnya
Bold Riders Bawa Spirit Brotherhood ke MotoGP 2026
28 hari yang lalu